Skip to main content

INSIDA GRESIK

Dalam Upaya Peningkatan Mutu dan Memperkuat Komitmen, Program Studi PGMI INSIDA Gresik Melaksanakan Kegiatan Akreditasi

GRESIK – Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Institut Agama Islam Daruttaqwa (INSIDA) Gresik melaksanakan kegiatan akreditasi melalui Assessment Lapangan (AL) Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, perbaikan berkelanjutan, serta penjaminan kualitas penyelenggaraan pendidikan tingkat tinggi.

Pelaksanaan kegiatan akreditasi menjadi salah satu tahapan penting bagi Program Studi PGMI INSIDA dalam menjamin dan mengevaluasi kualitas sebuah program studi. Melalui tahapan ini, Program Studi PGMI INSIDA Gresik melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari manajemen tata kelola, sumber daya manusia, penggunaan kurikulum, proses pembelajaran, sarana dan prasarana, penelitian, kebaktian kepada masyarakat, hingga capaian dan kompetensi lulusan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sekedar proses penilaian terhadap berbagai aspek Penyelenggaraan proses pendidikan, namun, pelaksanaan akreditasi ini juga menjadi momentum penting bagi seluruh civitas akademika Program Studi PGMI INSIDA Gresik untuk membangun sebuah komitmen bersama dalam membentuk program pendidikan yang berkualitas. Berbagai persiapan telah dilakukan melalui koordinasi dan kerjasama antara pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, staff kampus, mahasiswa, alumni, serta seluruh elemen sumber daya yang terlibat dalam mendukung kemajuan Program Studi PGMI.

Dengan menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Edhy Rustan, M.Pd. dari Universitas Islam Negeri PALOPO, dan Dr. Riyadi, S.Pd., M.Si. dari Universitas Sebelas Maret Surakarta. dalam prosesnya, kegiatan akreditasi ini dilakukan selama 2 hari, yaitu pada hari Jum’at tanggal 21 Agustus 2026 dan Sabtu, tanggal 22 Agustus 2026. Pelaksanaan pada hari pertama difokuskan pada pembukaan asesmen, diskusi dan konfirmasi pendataan dengan para tenaga kependidikan, serta wawancara dengan mahasiswa, alumni, dan keluarga besar Program Studi PGMI, sedangkan pada hari kedua, kegiatan ditindaklanjuti dengan survey sarana prasarana, pendalaman bukti dokumen pendukung, pemberian umpan balik dan penutupan asesmen.

Pada proses tersebut, akreditasi tidak hanya dilakukan dalam bentuk penilaian terhadap dokumen dan administrasi saja, tetapi juga dilakukan evaluasi berkelanjutan secara menyeluruh terhadap pelaksanaan kegiatan akademik dan pengelolaan program studi. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk merefleksikan berbagai capaian yang telah diraih sekaligus mengkaji berbagai hal yang perlu ditingkatkan pada masa yang akan datang.

Program Studi PGMI INSIDA Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan demi mewujudkan visi prodi, yaitu: “Terwujudnya Tenaga Pendidik Madrasah Ibtidaiyah yang Kompeten dan Berkarakter Islami dalam Pengembangan Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah yang unggul dan berdaya saing global”.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu Program Studi PGMI secara berkelanjutan, baik dalam pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia pendidikan, peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kompetensi dosen dan tenaga kependidikan, maupun pengembangan prestasi dan layanan mahasiswa,” ujar Eka Wahyu Hidayati M.Pd.I, selalu Kaprodi PGMI INSIDA Gresik.

Melalui kegiatan akreditasi ini, diharapkan Program Studi PGMI INSIDA Gresik dapat terus meningkatkan pengembangan program secara berkelanjutan. Akreditasi tidak hanya menjadi sebuah proses penilaian, tetapi juga menjadi bagian dari dedikasi bersama untuk memelihara dan meningkatkan mutu pendidikan.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen dari seluruh civitas akademika, Program Studi PGMI INSIDA Gresik sangat optimis dapat lebih berkembang untuk menjadi program studi yang dapat memberikan peran serta positif dalam dunia pendidikan, terkhusus dalam memasok calon guru Madrasah Ibtidaiyah yang berkualitas dan berdaya saing global.